Kado Terindah Dari-Mu #bagian3
Kenaikan
kelas tiba, aku ikut bersama umi seperti biasanya untuk pembagian rapot tentu.
Aku menyaksikan semua teman sekelasku hadir di sana. Namun, ada satu yang tidak
aku lihat batang hidungnya. Ia adalah Andra. Tidak sengaja aku mendengar
pembicaraan orang dikelas yang sangat tidak suka sekali dengan Andra. Dia
bernama Cakra.
“Eh
lo tau gak si, kan “cukutub” udah pindah. Senangnya saingan gue sekarang
berkurang. Yeah!”, ungkap Cakra dengan gembira.
Tanpa
bertanya padanya aku bertanya pada Ibunya Andra kebetulan dia hadir di sana.
“Assalamualaikum
(mencium tangan sang ibu). Ibu, saya Nadira teman sekelasnya Andra. Apa benar
Andra pindah sekolah ? tanyaku.
“Waalaikumsalam,
iya benar Nadira. Andra sudah tidak bersekolah disini.”
“Kalau
saya boleh tahu, dia pindah kemana bu?”, tanyaku lagi.
“Dia
pindah ke Bogor tepatnya di Pondok Pesantren Latansa. Ini adalah keputusannya
sendiri ibu juga sempat bingung kenapa padahal awalnya ketika lulus SMP dan ibu
ingin memasukkannya ke pondok pesantren iya menolak”, jawab Ibu Andra.
Ketika
satu per satu nama disebutkan. Nama Andra lah yang pertama dipanggil oleh Pak
Rudi”.
Ibu
Andra berkata, “Nadira ibu duluan ya”.
“Iya
silahkan bu”, jawabku.
Komentar
Posting Komentar