NikmatMu #Part 1
Dulu saat masa peralihan SMP ke SMA sempat kaget dengan lingkungan yang tidak seperti biasanya. Misalnya seperti komunikasi antara laki-laki dan perempuan bebas dilakukan. Ketika di SMP ada yang bisa dikatakan 'dekat' saja bisa jadi perbincangan satu sekolah bahkan dipanggil guru. Ya, mungkin ada yang merasakan hal yang sama :) Setiap hari saya lewati dan mencoba beradaptasi. Alhamdulillah bisa dilalui meskipun lebih banyak dengan maksiat dan khilaf sana sini. Sampai akhirnya saya memilih sebuah ekstrakulikuler yang berfokus dibidang jurnalistik. Alasannya sangat sederhana karena pada saat itu saya sempat bercita-cita ingin bekerja di bidang tersebut dan hanya diperbolehkan memilih satu ekskul (seingat saya) di sekolah. Awalnya bimbang antara masuk rohis dan eksul majalah siswa tetapi, terlintas bahwa saya masih bisa 'pekanan' di SMP. Dugaan saya ternyata salah. Jarak antara SMA, SMP dan rumah yang tidak begitu dekat serta jam pulang sekolah yang hampir sama k...