Doa untuk Palestina
Apa
yang pertama ada dibenak kalian ketika mendengar negara “Palestina”? Sedih,
marah, darah dan lainnya. Sedih karena rakyat Palestina selalu dihabisi oleh
militer-militer Israel. Marah, karena tidak hanya orang dewasa tetapi juga anak-anak
yang tidak berdosa menjadi korbannya. Darah mengalir dimana-mana bahkan
penampakan yang sudah biasa dilihat di sana.
Rakyat
Palestina membutuhkan bantuan kita tidak hanya berupa materi tapi usaha juga
doa. Bayangkan sudah berapa banyak mujahid yang meninggal disana. Mereka tidak
peduli kondisinya bagaimana asalkan tujuan mulia membela agamaNya. Teringat
sebuah nasyid yang begini syairnya:
Mengarungi samudera kehidupan
Kita ibarat para pengembara
Hidup ini adalah perjuangan
Tiada masa tuk berpangku tangan
Setiap tetes peluh dan darah
Tak akan sirna ditelan masa
Segores luka di jalan Allah
'kan menjadi saksi pengorbanan
Allahu ghaayatunaa
Ar-Rasuulu qudwatunaa
Al-Qur'aanu dusturunaa
Al-Jihadu sabiiluna
Al-Mautu fii sabilillah
Asma amaanina
Allah tujuan kami
Rasulullah teladan kami
Al Qur'an pedoman kami
Jihad adalah jalan juang kami
Mati di jalan Allah adalah cita-cita kami tertinggi
Kita ibarat para pengembara
Hidup ini adalah perjuangan
Tiada masa tuk berpangku tangan
Setiap tetes peluh dan darah
Tak akan sirna ditelan masa
Segores luka di jalan Allah
'kan menjadi saksi pengorbanan
Allahu ghaayatunaa
Ar-Rasuulu qudwatunaa
Al-Qur'aanu dusturunaa
Al-Jihadu sabiiluna
Al-Mautu fii sabilillah
Asma amaanina
Allah tujuan kami
Rasulullah teladan kami
Al Qur'an pedoman kami
Jihad adalah jalan juang kami
Mati di jalan Allah adalah cita-cita kami tertinggi
Dari lirik Bingkai
Kehidupan karya Shoutul Harakah menggambarkan para mujahid yang syahid di medan
perang. Begitu juga dengan mujahid Palestina yang syahid di jalan Allah.
Kebiadapan Israel telah merenggut mimpi-mimpi rakyat Plestina. Begitu mudahnya
mereka merampas jiwa tanpa rasa manusiawi yang ada. Orang yang tidak beriman
memang dikuasai oleh hawa nafsunya. Demi kekuasaan, rela menghabisi nyawa
asalkan kepentingan pribadi terpenuhi. Naudzubillah. Bagaimana bisa kita tidur nyenyak sedangkan saudara seiman kita sedang
berjuang membela agama Allah? Jika memang materi dan tenaga dirasa belum cukup
masih ada doa yang bisa kita selipkan dalam setiap shalat kita.
"Bahwa para
sahabat Rasulullah bertanya kepadanya: 'Di mana Tuhan kita itu'? Maka Allah pun
menurunkan ayat yang artinya: 'Dan seandainya hamba-hamba-Ku bertanyakan Aku
kepadamu, maka sesungguhnya Aku ini Maha Dekat, Aku akan mengabulkan permintaan
dari orang yang berdoa, jika ia berdoa kepada-Ku" (Q.S.Al-Baqarah:
186).
Dari ayat di atas
sudah jelas bahwa kita diperintahkan untuk berdo’a. Berdo’alah tidak hanyak
untuk diri sendiri tapi juga untuk sudara kita di Palestina. Semoga Allah
lindungi dan bebaskan Palestina juga rakyat-rakyatnya yang berada di jalanMu. Allah
Maha Mengetahui lagi Maha Mendengar.
Wallahu ‘alam.
Komentar
Posting Komentar