Pahlawan Kampus
Esok
adalah hari dimana kita sebagai warga Indonesia harus memperingati jasa-jasa
para pahlawan yang telah berjuang demi kemajuan bangsa. Pertanyaannya adalah
bagaimana cara memperingatinya? Terutama bagi seorang mahasiswa seperti saya.
Apakah dengan menggelar sebuah acara dan sebagainya?
Dengan
mengingat sejarah mengenai para pahlawan kita sudah bias memperingatinya. Masih
ingat bukan dengan ”Jasmerah”? Jasmerah merupakan singkatan dari semboyan
pidato yang disampaikan Ir. Soekarno pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia
(HUT RI) 17 Agustus 1966 yaitu “Jangan sekali-kali melupakan sejarah.”
Lalu bagaimana jika ingin menjadi seorang pahlawan?
Untuk
memperingati Hari Pahlawan ini bukan berarti kita harus bertumpah darah terlebih
dahulu agar bias disebut pahlawan. Atau memakai pakaian layaknya “Batman” di
lingkungan kampus untuk disebut pahlawan? Tentu tidak hal seperti ini tidaklah
wajar. Definisi seorang pahlawan itu sendiri adalah seseorang yang berjuang
untuk kepentingan orang banyak. Menurut saya seorang mahasiswa dapat dianggap
pahlawan apabila bias melakukan hal-hal seperti di bawah ini, antara lain:
Disiplin
Disiplin
ini merupakan hal yang harus diterapkan dalam kehidupan seorang mahasiswa baik
dalam mengerjakan tugas tepat waktu juga masuk ke kelas sesuai pada jadwal yang
telah ditetapkan. Dimulai dengan diri sendiri terlebih dahulu kemudian kita bias mengingatkan pada yang
lainnya untuk sama-sama tepatwaktu. Bagaimana dengan dosen yang tidak kita
ketahui kedatangannya? Disinilah gunanya perangkat kelas untuk selalu
berkomunikasi dengan bapa atau ibu dosen.
Dalam
hal ini kita tidak boleh pelit dalam menyampaikan ilmu yang telah kita dapat dan
pahami. Seperti dalam sebuah hadits yang intinya sampaikanlah walau hanya satu
ayat. Setelah kita menerima materi sebaiknya diulas kembali bersama-sama agar
apabila yang kita tangkap kurang ditambahkan oleh yang lain dan yang tidak
hadir di dalam kelas juga mengetahui materi pada hari itu.
Apapun
info yang kita dapat sebaiknya kita sebarkan kepada yang lain agar bias
dilakukan bersama-sama. Baik info seminar, workshop, bazar, dan lain-lain selama
dalam konteks kebaikan.
Dengan
mengikuti sebuah organisasi di kampus baik pecinta alam, organisasi kerohanian,
organisasi olahraga dan masih banyak lagi selain menambah pengalaman kita juga
terhindar dari istilah “kupu-kupu” yakni kuliah pulang..kuliah pulang. Walaupun
menjadi “kura-kura” apalagi tuh? Hehe kuliahrapat..kuliah rapat tidak apalah
selama menambah teman juga ilmu. Kita juga bias mengharumkan nama kampus. Misalnya dengan menjalank anamanah yang
diberikan dengan sebaik-baiknya atau meraih sebuah prestasi dari organisasi.
Bangga bukan? :) Tidak hanya kamu,
tetapi orang tua juga pihak kampus.
Dengan
empat hal yang sudah saya coba paparkan
di atas bukan berarti saya sudah menjalaninya. Namun, alangkah lebih baik
apabila kebaikan dikerjakan bersama-sama. Mari kita berjuang tidak hanya untuk
diri sendiri melainkan untuk kepentingan orang banyak karena sebaik- baik
manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Selamat Hari Pahlawan.
Selamat hari pahlawan ^^
BalasHapus*telat banget* daripada ga sama sekali. hehehe... nice postingan lhooo~
disiplin, share ilmu, share info, mengikuti sebuah organisasi, dan masih banyak lagi hal yang bisa kita lakukan untuk Indonesia kita ini. Mari berjuang untuk menjadi anak bangsa yang lebih baik. semangaaaat ^^
pasti pernah liat kuda-kuda nih di kampus, kuliah-dagang kuliah-dagang :D
BalasHapus