:')



Aku

Ini jauh dari apa yang aku pikirkan tenyata dari kedua bunga yang dipetik yakni mawar dan melati salah satu bunga melukai tangan lembutku. Ya, mawar sebuah bunga nan harum dan cantik tapi ada satu kelamahannya ia berduri. Duri itu membekaskan luka yang entah kapan hilangnya. Rasa sakitnya memang sekejap. Namun, aku tidak tahan dengan bekasnya. Sekecil apapun yang namanya luka pasti membekas. Ia perlu sebuah obat. Obat yang setidaknya bisa perlahan-lahan menyembuhkan luka. Dimana obat itu? Tapi aku baru ingat sebelumnya sudah ada yang mengingatkanku bahwa jangan senang dulu karena kesenangan bisa berubah duka. Maka, senanglah sewajarnya. Sedih juga sewajarnya. Allah tidak menyukai sesuatu yang berlebihan.

Dia

Bukankah kau pernah mengalaminya? Mengapa kau ulangi lagi? Waktu bisa saja berbeda tetapi tanpa kau sadari kau hampir masuk ke dalam lubang yang sama. Yang berbeda hanyalah seberapa dalam kau jatuh dilubang itu. Kini kau tidak perlu menyesali apa yang sudah terjadi. Ini bukan salahmu. Kau tidak pernah tahu apa yang akan terjadi hari ini esok dan seterusnya. Bagaimana dengan bunga yang satu lagi kau petik? Sebaiknya kau menoleh padanya. Jangan memandang sebelah mata. Tidak semua yang terlihat indah akan berujung indah. Kau harus ingat bahwa ada kekurangan dan juga kelebihan. Ini diciptakan agar ada yang saling melengkapi. Bukan begitu?

Aku

Melati yang pernah kupetik entah kuletakan dimana. Kusesali.. ini sudah terjadi. Ini salahku. Penyesalan memang selalu datang belakangan. Kalau nanti melati kutemukan apa mau dia memaafkanku? Terima kasih sudah mengingatkanku.

Dia

Tuhan saja mau memaafkan mengapa ciptanNya tidak? Sudahlah, jadikan pelajaran untuk kelak. Bangkit dan tersenyumlah. Berdoa saja supaya tidak ada duri yang bisa melukai tangan lembutmu lagi. Hati-hati lah menghadapi ini. Baru duri bagaimana jika lebih tajam. Persiapkan dirimu!

  
Aku

Akan kucari obatnya. Sambil berusaha menyembuhkan luka akan kuhapus perlahan-lahan luka itu dan ketika melati kutemukan ia akan melihat betapa gembiranya aku sama seperti pertama kali aku akan memetiknya terlebih dulu :’) :’) :’)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dear Adik Laki-Lakiku

Pahlawan Kampus

Sederhana Dan Sarat Makna